Konsultan Pendidikan Luar Negeri | International Student ConsultantKonsultan Pendidikan Luar Negeri | International Student Consultant
MJ Education
Apa Saja Yang Harus Dipersiapkan Untuk Melanjutkan Pendidikan Ke Australia? 8 May 2013, 2:58 am
- Apa saja syarat-syarat pembuatan visa? Sdr. saya akan menjadi sponsor, dia supervisor sales untuk wilayah Jawa Tengah dan Yogyakarta. Bekerja di perusahaan garment dengan gaji 8 juta. Apakah bisa dengan tabungan 600 jt apakah bisa ??
- Saya sudah bekerja di satu tempat pekerjaan dengan saudara laki-laki saya Juli 2009 sd Januari 2013 dan berencana melanjutkan kuliah sambil bekerja apakah bisa seperti sepupu saya mengambil college ??
- Apa saja yang harus saya persiapkan untuk melanjutkan pendidikan ke Australia.
Terima kasih bantuannya.
(Saputra – Palembang)
Halo Saputra,
- Untuk bisa mendapatkan visa pelajar, yang paling utama yang harus kamu miliki adalah (1) Sertifikat IELTS atau TOEFL yang umumnya dipersyaratkan pada minimum band level 5.5 (2) Bukti keuangan berupa saldo rekening bank minimum AU$35,000 atau equivalen. Semakin besar akan semakin baik peluangnya untuk mendapatkan visa (3) Bukti pembayaran uang kuliah semester pertama (yang akan dilakukan setelah kamu diterima oleh institusi bersangkutan. Umumnya sekitar AU$5,000-AU$6,000 tergantung program studi). Dokumen-dokumen lainnya lebih bersifat administratif saja, seperti copy ijasah SMA/SMK/Sederajat, KK, KTP dsb. Mengenai saudaranya yang ingin menjadi sponsor, kamu harus bisa menunjukkan dokumen resmi yang menjadi bukti kekerabatan. Dengan jumlah tabungan dan gaji bulanan yang dia miliki, Insya Allah tidak akan mengalami kesulitan untuk mengajukan permohonan visa nantinya.
- Kemungkinan besar kalian bisa masuk college setelah syarat sertifikat bahasa terpenuhi. Umumnya mereka meminta syarat minimum IELTS pada level band 5.5 Untuk mengikuti tes IELTS, bisa dilakukan di Indonesia yang lokasi & jadwalnya bisa ditemukan di IELTS.org. Untuk persiapan test IELTS, baik untuk pre-test maupun program persiapan test IELTS kami juga bisa memberikan bantuan pelatihan intensif.
- Yang perlu dipersiapkan? Seperti yang saya sebutkan di nomor satu. Lalu apabila visa pelajar sudah diperoleh dan siap berangkat, pastikan agar sponsor memiliki dana yang cukup agar studimu tidak terganggu selama di Australia. Bekerja part time sebagai student tidak bisa dijadikan andalan untuk memenuhi kebutuhan hidup karena pelajar hanya diijinkan bekerja selama 20 jam per minggu. Aturan ini tidak bisa ditawar lagi karena sudah menjadi kewajiban bagi employer/majikan untuk mengecek status visa pelamar kerja (yang bisa mereka lakukan secara online) dan hukumannya sangat berat bagi pelanggar. Pihak sekolah juga akan melaporkan pelajar ke Immigration Department apabila jumlah kehadiran di kelas kurang dari 80%. Untuk student yang tertangkap bekerja melebihi jam yang diijinkan akan langsung dideportasi. Misalnya tertangkap hari ini, pada hari ini atau besoknya langsung diperintahkan pulang ke Indonesia.
Salam,
MJ
Pertanyaan diatas ini dikirimkan oleh pengunjung situs MJE.CO.ID melalui halaman inquiry form. Bagi yang inquirynya kami balas di forum ini, silahkan melemparkan pertanyaan lanjutan dengan mengisi comment box dibawah. Pengunjung situs lainnya juga diijinkan memposting comment yang terkait dengan pertanyaan dan jawaban diatas. Mulai Mei 2013 kami akan memposting semua inquiry yang masuk kepada kami agar juga bisa bermanfaat bagi semua pengunjung MJE.CO.ID. Untuk melindungi privacy, kami hanya mencantumkan first name dan asal kota dari pengirim inquiry form. Hanya inquiry form yang disertai informasi dan identitas jelas yang akan diberikan balasan.
Source: Konsultan Pendidikan Luar Negeri | International Student ConsultantKonsultan Pendidikan Luar Negeri | International Student Consultant | Marwadi Jatmiko
Apakah Ada Beasiswa Untuk Program Master of Physical Therapy di Griffith University? 23 Apr 2013, 3:53 am
Saya adalah mahasiswa semester 2 di satu universitas di Makassar dengan prodi Fisioterapi. Program ini akan saya selesaikan Insya Allah pada tahun 2015 dengan gelar S1. Rencananya saya ingin sekali melanjutkan study saya ke Australia tepatnya di GRIFFITH UNIVERSITY (Gold Coast campus) yaitu pada tahun 2016. Yang ingin saya tanyakan:
- Apa saja yang harus saya persiapkan untuk menggapai impian saya dalam 2 tahun ini.
- Apakah ada beasiswa untuk program Master of Physical Therapy di Griffith, karena biaya study disana sangat tinggi yaitu $35,200.00 pertahun dan untuk program Master of Physical Therapy 2 tahun full time. Jadi saya tidak mampu jika memakai uang sendiri.
- Apa saja syarat untuk penerimaan beasiswa ke Australia?
(Nungki – Makassar)
Hello Nungki,
Untuk program beasiswa harus kamu cek langsung di situs universitas yang bersangkutan. Ada lebih dari 39 universitas pemerintah di Australia & semuanya memiliki situs online yang informatif. Masukkan saja keyword scholarship ke search box dan kamu pasti akan memperoleh petunjuk awal dari situ. Setiap institusi memilik program masing-masing dan sulit sekali untuk mengobservasi satu persatu karena begitu banyaknya program studi dan beasiswa yang ditawarkan. Karena kamu sudah tahu apa yang ingin dituju, hal tersebut menjadi lebih mudah. Apabila kamu sudah menemukan informasinya, langkah-langkah selanjutnya biasanya tertulis jelas di halaman beasiswa tersebut.
Sebagai tambahan informasi, silahkan juga membaca tulisan saya mengenai tips mencari beasiswa di Australia.
Karena begitu banyak dan beragam informasi tentang beasiswa, menjadi tugasmu sendiri untuk mencari informasi yang tepat. Namun ada satu hal yang paling mendasar karena umumnya program beasiswa di luar negeri pasti mengajukan satu persyaratan yang sama, yaitu syarat memiliki sertifikat IELTS/TOEFL or equivalent.
Jadi saran saya adalah agar kamu menyiapkan diri dengan berusaha mendapatkan sertifikat IELTS dengan minimum band 6.0 sehingga pada saat kamu memperoleh beasiswa syarat tersebut sudah kamu miliki. Sertifikat IELTS memiliki masa kadaluarsa hingga 2 tahun. Tanpa memiliki sertifikat IELTS, tidak saja kamu akan kesulitan mendapatkan beasiswa tapi juga tidak akan bisa mengajukan visa pelajar.
Di masa lalu, lembaga pemberi beasiswa seperti AUSAID bersedia membayar biaya tambahan bagi peserta beasiswa untuk mengikuti kursus ELICOS (English training program) di Australia. Namun sejak beberapa tahun lalu aturan tersebut dihapus sehingga peserta beasiswa harus memperoleh sertifikat tersebut di Indonesia. Untuk mengikuti tes IELTS, bisa dilakukan di Indonesia yang lokasi & jadwalnya bisa ditemukan di IELTS.org
Good luck!
Salam,
MJ
Pertanyaan diatas ini dikirimkan oleh pengunjung situs MJE.CO.ID melalui halaman inquiry form. Bagi yang inquirynya kami balas di forum ini, silahkan melemparkan pertanyaan lanjutan dengan mengisi comment box dibawah. Pengunjung situs lainnya juga diijinkan memposting comment yang terkait dengan pertanyaan dan jawaban diatas. Mulai Mei 2013 kami akan memposting semua inquiry yang masuk kepada kami agar juga bisa bermanfaat bagi semua pengunjung MJE.CO.ID. Untuk melindungi privacy, kami hanya mencantumkan first name dan asal kota dari pengirim inquiry form. Hanya inquiry form yang disertai informasi dan identitas jelas yang akan diberikan balasan.
Source: Konsultan Pendidikan Luar Negeri | International Student ConsultantKonsultan Pendidikan Luar Negeri | International Student Consultant | Marwadi Jatmiko
Kursus Bahasa Inggris Dengan Budget Paling Murah 17 Apr 2013, 4:59 am
Saya ingin melanjutkan S3 di luar negeri tetapi ingin kursus bahasa Inggris terlebih dahulu dengan budget paling murah.
(Yulianti – Surabaya)
Dear Yulianti,
Untuk mengikuti program S3 di luar negeri, Anda perlu mengikuti program ELICOS bidang Academic English yang khusus dirancang bagi mereka yang hendak melanjutkan studi di luar negeri.
Untuk mengikuti program ELICOS (English Language Intensive Courses for Overseas Students) Academic English di Australia, biaya kursusnya sekitar AU$175/minggu (private college/VET) hingga AU$300+ (umumnya diselenggarakan oleh universitas). Dalam program academic English, bagi kebanyakan orang Indonesia diperlukan minimal 10 minggu untuk bisa meningkatkan kemampuan bahasa Inggris sebanyak 1 level. Jadi kalau Yulianti pada test awal diperkirakan berada pada band level 5.0, maka untuk mencapai band level 6.0 diperlukan training intensif selama 10 minggu.
Dengan asumsi biaya termurah $175 perminggu, maka Anda akan memerlukan sekitar tuition fee AU$1,800 untuk sepuluh minggu plus biaya hidup sekitar AU$1,500 per bulan atau $3,750/10 minggu. Sehingga secara keseluruhan membutuhkan biaya minimal AU$5,550/10 minggu hanya untuk meningkatkan satu band level. Dengan kurs AU$1 setara Rp 9.900,- maka biaya keseluruhan adalah sekitar Rp 54 juta.
Sementara untuk mengikuti program yang diselenggarakan universitas, bisa mencapai biaya keseluruhan sekitar Rp 66 juta/10 minggu.
Program IELTS Preparation seperti yang banyak ditawarkan di Indonesia adalah kurang memadai karena metode belajarnya sangat berbeda dengan program bahasa Inggris intensif di ELICOS. Selain jam belajar yang singkat hanya beberapa jam perminggu, Program IELTS Preparation tersebut umumnya hanya memberikan ‘pengenalan’ saja mengenai tes IELTS namun pendalaman materinya sangat kurang karena untuk IELTS banyak diperlukan latihan dan praktek yang kontinyu.
Sebagai alternatif, di Bandung kami juga mengadakan program bahasa Inggris intensif yang didesain sedemikian rupa sehingga menyerupai intensitas program ELICOS yang diselenggarakan secara full time selama 10 minggu. Program yang disebut IntraMAX ini telah terbukti berhasil meluluskan banyak calon pelajar sehingga tidak perlu lagi mengikuti program ELICOS di luar negeri.
Salam,
MJ
Pertanyaan diatas ini dikirimkan oleh pengunjung situs MJE.CO.ID melalui halaman inquiry form. Bagi yang inquirynya kami balas di forum ini, silahkan melemparkan pertanyaan lanjutan dengan mengisi comment box dibawah. Pengunjung situs lainnya juga diijinkan memposting comment yang terkait dengan pertanyaan dan jawaban diatas. Mulai Mei 2013 kami akan memposting semua inquiry yang masuk kepada kami agar juga bisa bermanfaat bagi semua pengunjung MJE.CO.ID. Untuk melindungi privacy, kami hanya mencantumkan first name dan asal kota dari pengirim inquiry form. Hanya inquiry form yang disertai informasi dan identitas jelas yang akan diberikan balasan.
Source: Konsultan Pendidikan Luar Negeri | International Student ConsultantKonsultan Pendidikan Luar Negeri | International Student Consultant | Marwadi Jatmiko
Pendidikan Jalur Diploma (D1) Di Australia 15 Apr 2013, 6:40 am
Dear MJE,
Nama saya Suryadi dan saya sudah lulus dari S1 IT dan sudah pernah bekerja sebagai Administration of Purchasing, Warehousing, and Logistic. Yang saya ingin tanyakan apakah saya bisa mengambil jalur diploma (D1) di Australia? Butuh waktu berapa lama untuk menyelesaikan jalur diploma tersebut? Lalu utk D1 itu membutuhkan berapa tahun untuk lulus? Berapa biaya total yang dibutuhkan? Thanks. Best Regards.
(Suryadi – Jakarta)
Halo Suryadi,
Sistem pendidikan di Australia tidak mengenal diploma 1 atau 2. Bagi lulusan setingkat SMA, program studi yang tersedia disebut Certificate 1/2/3/4, Diploma, Advance Diploma, Bachelor dst.
Certificate adalah semacam kursus singkat 3 – 6 bulan, non-gelar dan peserta kuliah memperoleh tanda lulus saja (sertifikat). Namun apabila certificate 1, 2, 3 dan 4 tersebut diikuti secara berkelanjutan, maka yang bersangkutan akan memperoleh status sebagai lulusan program diploma. Sementara untuk program Advance Diploma adalah program lanjutan selama satu semester yang biasanya diisi dengan praktek kerja lapangan.
Untuk program Diploma, waktu yang dibutuhkan adalah antara 12 bulan hingga 18 bulan, tergantung institusinya. Biaya studi yang dibutuhkan sekitar AU$10,500 atau lebih pertahun.
Salam,
MJ
Pertanyaan diatas ini dikirimkan oleh pengunjung situs MJE.CO.ID melalui halaman inquiry form. Bagi yang inquirynya kami balas di forum ini, silahkan melemparkan pertanyaan lanjutan dengan mengisi comment box dibawah. Pengunjung situs lainnya juga diijinkan memposting comment yang terkait dengan pertanyaan dan jawaban diatas. Mulai Mei 2013 kami akan memposting semua inquiry yang masuk kepada kami agar juga bisa bermanfaat bagi semua pengunjung MJE.CO.ID. Untuk melindungi privacy, kami hanya mencantumkan first name dan asal kota dari pengirim inquiry form. Hanya inquiry form yang disertai informasi dan identitas jelas yang akan diberikan balasan.
Source: Konsultan Pendidikan Luar Negeri | International Student ConsultantKonsultan Pendidikan Luar Negeri | International Student Consultant | Marwadi Jatmiko
Bermasalah Dengan IELTS atau TOEFL Test? 1 Jan 2013, 5:14 am
Troubled with TOEFL or IELTS?
In need of improving your TOEFL score or IELTS Bandwidth within a limited time?
Confused with structure?
And other English-related problems?
WE CAN HELP YOU SOLVE YOUR PROBLEMS !!!
TOEFL ( PBT/IBT/CBT )
Test Of English as Foreign Language (TOEFL), for those studying at Universities as the requirement for graduation or those intending to extend the study to master program, or those applying for a job and those intending to study abroad.
- Improve up to 100 points of the toefl score
- 30-hours program
- Pre test and Post test
- Simulation Test
- Test of Written English (TWE)
IELTS (AC/GT)
International English Language Testing System (IELTS)tm, for those intending to continue their study mostly in Australia, Europe and American Universities, with Academic and General Training options.
- Improve up to 3 points of the Bandwith Scale
- 30-hours intensive course program
- Tips on facing different types of exercises
- IELTS SIMULATOR
- Extensive scrutiny and tutorial
- Detail, Clear and effective explanation
IELTS SIMULATOR: IDR.1.350.000,-
A real IELTS-like test covering listening, reading, writing and speaking
- For those who’d rather study independently
- Experience how the real IELTS test will be like
- Feedback and modelling towards achieving the most of candidate’s bandwith
- Develop confidence for speaking, dissipate nervousness during interview session
Course Fee for IELTS & TOEFL Programs
- Private (1-2 persons) 30-40 hrs/2.5 hrs per meeting – Rp 6.000.000,-
- Small group (3-6 persons) 30 hrs/2.5 hrs per meeting – Rp 4.000.000,-
Others:
Air conditioned Classes
Students get Students
Free consultation and Free Tutorial
Contact:
(021) 2955 2673
0811 278 4537
Source: Konsultan Pendidikan Luar Negeri | International Student ConsultantKonsultan Pendidikan Luar Negeri | International Student Consultant | MJE TEAM
Seminar Study, Work & Live in Australia – December 2012 & January 2013 20 Dec 2012, 5:56 pm
MJE.CO.ID akan menyelenggarakan seminar sessions bagi Anda yang ingin memperoleh informasi tips dan strategi tentang studi di Australia, permanent residency dan skilled migration.
Acara akan diadakan pada tanggal dan kota dibawah ini:
Bandung
Sabtu, 29 Desember 2012
10.00 WIB – 15.00 WIB
@ S28 Office
Jl. Sulanjana No. 28 Dago
Bandung 40116
Jakarta
Sabtu, 5 Januari 2013
10.00 WIB – 15.00 WIB
@ Takesmansion Hotel
Jl. Taman Kebon Sirih I / 3
Jakarta 10250
Semarang
Sabtu, 12 Januari 2013
10.00 WIB – 15.00 WIB
@ Hotel Pondok Serrata
Jl Setiabudi 108, Semarang
Yogyakarta
Minggu, 13 Januari 2013
10.00 WIB – 15.00 WIB
@ Abadi Hotel
Jl. Pasar Kembang No.49, Yogyakarta
Agenda
Presentation and QA Session
By Mr Marwadi Jatmiko
Qualified Education Counsellor Australia, Manager of MJEDUCATION. Mr Marwadi, an Australia Permanent Resident, has been working and living in Australia in the past ten years.
MJEDUCATION can provide services in Indonesian, English, Spanish and Mandarin.
Informasi & reservasi:
(021) 2955 2673
0811 278 4537
Tiket:
Rp 50.000,- (pelajar/mahasiswa)
Rp 75.000,- (umum)
This event is supported by:
Mr Juan Tobello , Australian Registered Migration Agent No 0322590 & Associate Fellow of Migration Institute of Australia (MIA).
MJEDUCATION.CO – Majalah Pendidikan Online Indonesia
English Max -IELTS & TOEFL Specialist
REGISTRATION FORM
Untuk reservasi, silahkan mengisi formulir pendaftaran di bawah ini. Selanjutnya kami akan mengirimkan undangan via email serta konfirmasi via telepon kepada Anda dua hari sebelum acara berlangsung.
Maximum file size: 500kb.
Source: Konsultan Pendidikan Luar Negeri | International Student ConsultantKonsultan Pendidikan Luar Negeri | International Student Consultant | MJE TEAM
Pemerintah Australia Akan Mendanai Dokter Magang 18 Dec 2012, 6:00 pm
Semakin memburuknya kekurangan dokter nasional di Australia kini telah teratasi dengan pendanaan bagi rumah sakit yang menjadi tempat magang para dokter. Kesepakatan ini telah terjalin antara pemerintah federal Australia, dengan beberapa negara bagian seperti Western Australia, Queensland, Australia Capital Territory, dan Northern Territory. Sebanyak 126 orang akan menempati posisi tersebut. Sekarang, tekanan justru ditujukan kepada pemerintah New South Wales dan Victoria untuk menutup kekurangan sebanyak 54 spot yang dibutuhkan.
“Kesulitan yang dihadapi selama ini yakni sebanyak 180 lulusan kedokteran tidak bisa menyelesaikan training mereka tahun depan karena beberapa negara bagian menolak untuk menyediakan tempat magang tambahan bagi mereka,” ujar Tanya Plibersek, Menteri Kesehatan Federal Australia.
Sebagaimana dikutip dari News.com.au, Pemerintah federal ingin memastikan sebanyak 182 lulusan kedokteran Australia yang lahir di luar negeri bisa melanjutkan training di rumah sakit dan dokter umum. Jika tidak bisa melanjutkan training, mereka akan ‘pulang’ ke negara masing-masing. Tentu saja, hal tersebut akan membuat kondisi kurangnya dokter di Australia semakin buruk. Bahkan di beberapa area non-metropolitan dan beberapa kota seperti Newcastle saat ini kekurangan dokter ahli onkologi.
“Di tengah ‘krisis dokter’ yang sedang berlangsung di Australia, sistem kesehatan terancam kehilangan dokter terlatih yang lahir di luar negeri karena kurangnya tempat magang,” tulia professor Lesleyanne Hawthorne dari Universitas Melbourne pekan ini.
Professor Hawthorne mengatakan sebanyak 78% siswa kedokteran asal luar negeri – yang tidak di sponsori oleh pemerintah – ingin tinggal di Australia setelah kuliah mereka berakhir.
Mahasiswa kedokteran di Australia memprotes usulan agar mahasiswa kedokteran internasional membayar program magang. (smh.com.au)
Biaya magang yang harus dikeluarkan untuk setiap orang adalah $100,000 setahun termasuk gaji dan biaya pengawasan. Namun, pemerintah negara bagian enggan menganggarkan biaya tersebut.
Menteri Pilbersek menyatakan bahwa pemerintah federal telah sepakat untuk mendanai 8 program magang tambahan di tahun 2013. Pemerintah federal akan mendanai setidaknya 32 tempat magang di beberapa rumaha sakit umum tahun 2013, dan 40 tempat bagi dokter umum di Western Australia dua tahun mendatang.
Menteri Pilbersek menjelaskan keputusan tersebut akan mampu mengurangi jumlah kekurangan dokter di Australia serta menjamin dokter berpengalaman tetap berada di Australia untuk bekerja.
Pemerintahan Australia Capital Territory yang baru terpilih juga setuju untuk mendanai 5 program magang tambahn di tahun 2013, sedangkan pihak Commonwealth akan mendanai 5 rumah sakit umum dan 5 rumah sakit swasta tambahan untuk program magang di ACT.
Menteri Pilbersek menolak klaim dari pemerintah New South Wales yang menyatakan bahwa pihak pemerintah federal telah memotong anggaran, dan Perdana Menteri Barry O’Farrel memangkas anggaran kesehatannya sendiri hingga $3 miliar.
Pilbersek menyatakan bahwa pembaruan anggaran menunjukkan bahwa dana kesehatan bagi New South Wales naik sebanyak 23% untuk empat tahun ke depan, yakni dari $4.7 miliar di tahun 2012-2013 menjadi $5.8 miliar di tahun 2015-2016. Ia juga menyatakan bahwa Victoria telah mengurangi pengeluaran kesehatannya sebesar $616 juta. Namun, alokasi dana pemeintah federal bagi negara bagian Victoria akan naik sebanyak 26% untuk empat tahun ke depan, yakni dari $3.6 miliar di tahun 2012-2013 menjadi $4.5 miliar di tahun 2015-2016.
Source: Konsultan Pendidikan Luar Negeri | International Student ConsultantKonsultan Pendidikan Luar Negeri | International Student Consultant | MJE TEAM

